Dalam Goresan Kanvas
oleh: Ummi Triya
Raya
Vanda Hookeriana, mempunyai nama
panggilan Raya, wajah cantik nan ayu, dan tetap ayu meski senang memanjat pohon
sukun di lapangan SAB Mahira. Sopan terhadap orang yang lebih tua, dan mudah
bergaul dengan teman-temanya. Ia juga sayang terhadap adiknya, Ranu. Dalam
setiap goresan aktifitas belajarnya, Raya selalu menghargai ummi dan bapak saat
berbicara.
Komunikasi
yang selalu Raya jaga, membuatnya mudah untuk bekerjasama dengan kelompoknya.
Hafalan Al-quranya yang perlu diacungi jempol, sebab Raya termasuk anak yang
mudah menghafal. Kecintaanya terhadap dunia lukis dan mewarnai mengantarkanya
menjuarai dalam beberapa even kegiatan. Namun ketika ditanya apa cita-cita
Raya, maka jawabanya adalah ingin menjadi
chef profesional.
Kebersihan
selalu Raya jaga, mampu untuk membuang sampah di tong sampah, membersihkan
sisah-sisah cat yang menodai lantai kelas, dan merapikan barang yang Raya
gunakan. Wirausahanya berjalan dengan baik, Raya mampu untuk menawarkan
jualanya, namun terkadang Raya terlupa untuk meminta uang jualanya, kepada
pembeli yang belum membawa uang, namun dengan kejujuran pembeli wirausaha Raya
dapat kembali baik. Kegiatan outbound Raya
ikuti dengan baik, tidak cengeng dalam menghadapi rintangan outbound. Kemahpun menjadi hal yang
menyenangkan, seakan benar-benar alam sudah menyatu denganya.
Raya
tidak lupa dengan tugasnya, selalu membawa apa yang menjadi amanahnya. Sains
menjadi pelajaran favoritnya, tak heran jika nilai sainsnya baik, dan kemampuanya
dalam memahami cukup bagus dan mau untuk belajar langsung. Berbeda dengan
pelajaran matematika, perlu pengulangan berulang-ulang dan singkatan kreatif
untuk memudahkan Raya mengingat, seperti satuan panjang, Raya sulit jika harus
menghafal km, hm dan seterusnya, namun merubahnya menjadi KaMbing HitaM DAlaM Mobil
Desi Cantik Mondar Mandir, sehingga Raya mudah menghafal pelajaran matematika
tersebut, dan dalam menulis Raya sudah
cukup kreatif, sehingga mampu membuat pembaca seolah-olah mengalami apa yang
Raya tulis.
Bersahabat
dengan alam mengoreskan kenangan dalam setiap lembar kanvas kehidupanya, ilmu
yang Raya miliki, Raya bagi tanpa terkecuali. Ramah menjadi motif setiap
gerak-gerik Raya, serta tidak sungkan meminjamkan tenda. Tetaplah melukis indah
cerita kehidupanmu, warnailah dengan akhlak yang mulia, dan akhirilah lukisan
itu dengan keindahan goresan yang dapat dinikmati dan dicontoh kepada sesama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar