Minggu, 23 Oktober 2016

Contoh raport narasi

Contoh raport narasi
Oleh:  ummi Triya

Ludens
Gali... dan terus galilah imajinasi, setelah itu tutuplah setiap galian tersebut dengan realisasi. Yups, M.Dwiki Fahrezi atau sering dipanggil Reza  adalah Ludens (Makhluk yang senang bermain), tetapi mendidik makhluk satu ini tidak bisa main-main, butuh keseriusan dan profesionalisme dalam mendidik untuk mencapai gerbang mimpinya.
Ucapan yang tak pernah habis, pertanyaan yang tak pernah usai, serta jawaban yang tak pernah padam, menjadikan Reza sebagai sosok yang bisa dikatakan “Aku ra po po,” bagaimana tidak, yang penting Reza dapat bermain terlebih terjang sana terjang sini.
Hari-harinya tampak sangat bersemangat, sesekali Reza mengajari teman satu kelasnya yaitu Adrian untuk melancarkan vokalnya. Sosial kewirausahaannya saat membantu Muqtaf untuk berjualan, walau Reza tidak pernah membawa dagangan namun Reza mempunyai bakat wirausaha yang baik, tercermin setengah jualan Muqtaf mampu Reza jual, sebagai gantinya Reza mendapat komisi, “Yeee... dapat duit,” ungkapnya girang. Reza mampu untuk membuang sampah pada tempatnya, membantu teman-temanya membersihkan tanah yang tinggi di depan kelas. Namun entah mengapa Reza lebih senang ceker ayam alias tidak pakai sandal, yang membuat cap kaki di kelas, namun Reza mau membersihkanya kembali.
Ialah pionir kejujuran, saat ditanya siapakah yang tidak sholat 5 waktu tak ada satupun yang mengangkat tangan, namun dengan berani Reza mengakui, dan mengangkat tangannya, dengan rasa malu semuapun mengakui tidak sholat 5 waktu. Reza... 2 jempol buatmu nak. Selain itu Reza juga senang menjadi Prof. alias profokator, sehingga Reza mampu untuk menjadi Leader.
Sikap positifnya Ia tunjukkan dalam bidang akademiknya, meski tidak bisa Ia tidak akan mengeluh, mampu memahami bentuk persamaan (sinonim), senang dengan pertanyaan yang menyangkut dengan makna warna pada peta, Ia senantiasa berubah lebih baik, mahu untuk mencoba walaupun hasilnya kurang tepat, tidak manja, dan mampu menjadi negosiator dalam setiap kondisi, jika diarahkan dengan baik, harapan kedepan Reza dapat menemukan gerbang impiannya. Reza adalah warna di kelas, Ludens karena dalam hidupnya adalah permainan yang harus diselesaikan teka-tekinya, sebab kita tahu performa terbaik dalam penyelesaian tugas ataupun pekerjaan itu ketika mereka dianggap tidak menjadi beban, melainkan sebagai hiburan.

Bengkulu, 18 Juni 2016
Mengetahui,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar